Kampus Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro

Kampusnya calon dokter, perawat dan tenaga kesehatan lainnya.

Team PKM - M Javanese Art's Therapy

Tim PKM - M Javanese Art's Therapy PSIK Fakultas Kedokteran Undip.

Ketua Pelaksana PKM - M Javanese Art's Therapy

Proses Sosialisasi dan Penjelasan Tujuan diadakannya kegiatan di Panti Wreda Harapan Ibu Semarang.

Proses Skrining Geriatri Depression Scale

Proses BHSP dan Pre Skrining tingkat Depresi Lansia di Panti Wreda Harapan Ibu Semarang.

Proses Kegiatan Terapi Aktivitas PPAP Pertama

Suasana saat Kegiatan Terapi Aktivitas Tradisional Jawa dengan metode PPAP yang pertama.

Senin, 16 November 2015

SENAM DAPAT MENGONTROL KADAR GULA DARAH PENDERITA DIABETES

Sumber : https://prosaturripadang.files.wordpress.com/2010/03/senam-2.jpg 
             Aktivitas senam yang dilaksanakan dengan rutin  dapat mempengaruhi penurunan kadar gula darah dalam tubuh penderita diabetes mellitus. Diabetes mellitus atau yang lebih dikenal dengan kencing manis adalah kondisi terganggunya metabolisme di dalam tubuh karena tubuh tidak mampu menyuplai hormon insulin sehingga menyebapkan terjadinya peningkatan kadar gula darah dalam tubuh. Perubahan gaya hidup seperti diet dan kebiasaan olah raga yang salah menjadi faktor resistensi urin. Supaya kadar gula darah dapat terkendali sebaiknya penderita diabetes melakukan pembenahan pola makan dan olah raga. Salah satu kegiatan olah raga yang dapat menurunkan kadar gula darah dalam tubuh adalah dengan melakukan olah raga senam.
           
            Senam diabetes sering dilakukan karena senam tersebut bisa mengolah semua organ tubuh manusia dari otak sampai ujung kaki. Gerakan dari senam yang bervariasi membuat otak bekerja dan juga memungkinkan semua sistem dan organ di dalam tubuh beraktivitas. Pada senam aerobik misalnya dari variasi  gerakan – gerakan yang banyak terutama gerakan pada kaki dapat memenuhi CRIPE (continous, rhythmical, interval,  progresif dan endurance ). Aktivitas senam memberikan pengaruh terhadap kadar gula darah dalam tubuh yaitu dengan mekanisme pada otot – otot yang aktif bergerak tidak diperlukannya insulin untuk memasukan glukosa ke dalam sel sehingga jumlah glukosa yang ada dalam darah tidak berlebih . Insulin memacu pelepasan muscle activating factor (MAF) pada otot yang sedang bergerak, sehingga menyebapkan ambilan glukosa pada otot tersebut meningkat demikian juga pada otot yang tidak kontraksi jika penderita melakukan senam.

            Kelebihan dari aktivitas senam ini untuk melakukannya tidaklah membutuhkan biaya terlalu banyak di bandingkan dengan metode pengobatan lain. Senam seperti ini juga tidak akan memberikan efek samping yang berarti seperti halnya mengkonsumsi obat diabetes melitus. Tidak adanya batasan usia untuk melakukan senam, karena dari anak – anak sampai dengan lanjut usia semua bisa melakukannya. Dengan senam juga tidak banyak manfaat penurunan gula darah saja yang didapatkan namun masih banyak sekali manfaat yang dirasakan. Banyak pilihan senam yang dapat dipilih seperti senam skj, senam aerobik maupun senam jantung sehat.
            

            Kesimpulannya adalah senam dapat mempengaruhi penurunan kadar gula darah dalah tubuh, khususnya pada pasien diabetes.